Kelompok ISIS pada Kamis (4/4/2019) mengatakan, dalam serangan selama beberapa hari terakhir, telah membunuh 13 tentara Nigeria dan lima tentara dari pasukan anti-militan Afrika Barat.

ISIS Provinsi Afrika Barat (ISWAP), yang terlepas dari Boko Haram dan berbasis di Nigeria pada 2016, melancarkan serangkaian serangan dalam beberapa bulan belakangan.

Dalam surat kabar miliknya Al-Nabaa, ISIS menyebutkan bahwa pihaknya telah menewaskan warga Nigeria dalam sejumlah serangan yakni di barak militer pada Jumat, di pos militer pada Minggu serta di satu kota pada Senin, semuanya berada di negara bagian Borno.

Pada Rabu mereka juga meledakkan beberapa bom di sebuah kendaraan di wilayah Lake Chad yang menewaskan lima tentara lainnya, ungkap ISIS, tanpa menyebutkan negara.

Pihaknya mengatakan kendaraan tersebut tengah membawa pasukan dari satgas multinasional  yang berasal dari Nigeria, Niger, Chad dan Kamerun.

Pasukan tersebut dibentuk untuk memerangi mereka. Juru bicara militer Nigeria menolak berkomentar. Sedangkan juru bicara pasukan satgas multinasional tidak dapat langsung dihubungi.

Boko Haram melancarkan pemberontakan selama satu dekade di timur laut Nigeria, yang menewaskan sekitar 30.000 orang dan memaksa hingga dua juta orang lainnya untuk meninggalkan rumah mereka.


Sumber : harakatuna.com

BACA JUGA:  Countering Violent Ekstrimism di Media Sosial