KabarMuslim.id. Bandung-Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Barat menggelar diskusi bertajuk Pelajar Putri Peduli Demokrasi, di Aula PWNU Jabar, Jalan Galunggung 9, Lengkong, Kota Bandung, Sabtu (20/4).

Kegiatan yang bertema Menangkal Isu Hoaks Pascapemilu Serentak 2019 itu diikuti oleh perwakilan kader dan pengurus se-Jabar, serta perwakilan organisasi kepemudaan lain yang diundang panitia.

Ketua PW IPPNU Jabar Nurul Fatonah mengatakan, kegiatan diskusi digelar sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan politik akhir-akhir ini. “(Kegiatan) ini didasarkan atas keprihatinan kami tentang keadaan media sosial setelah pelaksanaan pemilu serentak pada Rabu 17 April kemarin,” kata Nurul, demikian perempuan asal Garut ini akrab disapa.

Menurutnya, perkembangan informasi di media sosial yang kian memanas dan banyak bermunculan hoaks menjadi alasan untuk menggelar kegiatan diskusi itu.

“Saya berharap dengan adanya diskusi ini, kita sebagai generasi milenial NU bisa menjaga kondusifitas keadaan. Baik secara langsung di masyarakat, maupun di media sosial dengan tidak menyebarkan atau mengonsumsi berita hoaks,” jelas alumni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung ini.

Dalam diskusi, lanjutnya, para pengurus dan kader IPPNU dapat mengetahui ciri-ciri berita hoaks. Selain itu juga dapat melakukan sosialisasi kepada kader dan pengurus lainnya, bahkan hingga ke masyarakat luas.

“Tentunya, saya juga berharap teman-teman yang hadir hari ini bisa menjadi duta anti-hoaks dengan menyampaikan kembali kepada yang lain, juga kepada masyarakat,” tambah Nurul.

Sebagai informasi, pemateri dalam kegiatan diskusi tersebut adalah Ketua PW GP Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haedari dan Ketua Relawan TIK Jawa Barat Muhammad Fajar Muharom. Acara itu juga dimeriahkan oleh live music kebangsaan.

 

BACA JUGA:  Ma’ruf Amin: Pemilu Jangan Kayak Anak Kecil Berburu Layangan


Sumber : harakatuna.com