KabarMuslim.id. Malang- Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Malang mengajak seluruh warga kembali memperkokoh ukhuwah antar umat beragama dan pemerintah. Tak lupa mereka bersyukur atas pemilu yang telah berjalan aman, lancar serta damai. Diharapkan, situasi Kota Malang tetap kondusif.

“Kami bersyukur dan mengapresiasi kerja KPU, KPPS dan Bawaslu sehingga pemilu di Kota Malang berjalan tertib, lancar dengan situasi yang kondusif,” ujar Ketua FKUB Kota Malang Achmad Taufiq Kusuma, Jumat (3/5/2019).

Taufiq menghimbau kepada masyarakat Kota Malang agar menjalin dan memperkokoh ukhuwah, baik ukhuwah islamiyah, insaniyah, dan ukhuwah watoniah.

“Kami imbau kepada masyarakat Kota Malang tercinta untuk kembali memperkokoh ukhuwah antar sesama umat Islam dan antar umat beragama lain, menjalin tali persaudaraan yang kuat untuk Indonesia.

Deklarasi damai pasca pemilu yang digelar di aula Sanika Satyawada Polres Malang Kota juga melibatkan Forkopimda Kota Malang, Majelis Ulama Indonesia (MUI), penyelenggara pemilu, pengasuh pondok pesantren, Dewan Masjid Indonesia, tokoh masyarakat hingga seluruh petinggi partai politik di Kota Malang.

Kesemuanya sepakat merajut kembali kebersamaan pascapilpres demi menjaga situasi kondusif di wilayah Kota Malang.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri sangat mengapresiasi atas kerjasama semua pihak atas terselenggaranya pemilu serentak di Kota Malang, tanpa disertai suatu hal yang mengganggu Kamtibmas di Kota Malang.

Asfuri turut menyampaikan, pengamanan masih akan tetap dilakukan sampai dengan selesainya perhitungan suara. Sekitar 100 personel dari TNI dan Polri diterjunkan untuk mengawal dan mengamankan proses rekapitulasi yang tengah berlangsung.

“Pengamanan akan terus berjalan selama proses rekapitulasi hingga rapat pleno KPU dan sampai benar-benar clear,” ujar Asfuri terpisah.

Berikut poin deklarasi damai yang diserukan :

KAMI ELEMEN MASYARAKAT KOTA MALANG MENYATAKAN :

BACA JUGA:  Bentengi Paham Radikal-Teror, Alumni al-Azhar Gelar Talkshow Kebangsaan

1. Terimakasih kepada seluruh warga masyarakat, pelaksana Pemilu 2019 dan aparat keamanan atas pelaksanaan Pemilu yang aman, damai dan kondusif.

2. Menolak cara-cara inkonstitusional, kekerasan dan anarkis serta politisasi agama pada pentahapan Pemilu 2019.

3. Mari kita bersatu kembali dan menjaga kerukunan untuk bangsa dan negara.


Sumber : harakatuna.com