Harakatuna.com. Jakarta – Hari Bumi yang diperingati setiap 22 April, pada 2019 kali ini membawa perhatian lebih terhadap sampah yang menyebabkan menambahnya penyakit Bumi karena hari demi hari kondisi lingkungan dunia semakin memburuk, salah satunya disebabkan oleh sampah.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) M Ali Yusuf saat ditemui di Gedung PBNU, Jl Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat, Senin, (22/4/2019).

Menurut pria kelahiran Bojonegoro itu, Bumi adalah rumah bagi banyak manusia, dan untuk merayakan Hari Bumi 2019 tentu tidak hanya sebatas seremonial belaka, namun kita juga perlu memikirkan generasi muda untuk menghadapi perubahan iklim yang mengerikan di masa depan.

“Seringnya menggunakan kemasan plastik salah satu hal yang dianggap sepele namun ternyata akan berdampak merusak lingkungan, untuk mengatasi persoalan sampah, tentu kami sangat berharap adanya kontribusi dan peran aktif semua pihak”, Kata Ali

Selain itu, Direktur Bank Sampah Nusantara (BSN) LPBI NU Fitria Aryani juga menyampaikan persoalan bahaya sampah plastik, juga telah dibahas dalam Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyah pada Munas & Konbes NU 2019 di Kota Banjar Jawa Barat tentang hukum membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik menurut fiqih. pertama Haram apabila nyata-nyata atau diduga membahayakan. Kedua makruh apabila kemungkinan kecil membahayakan.

Fitri juga menghimbau agar masyarakat, terutama warga NU untuk mengindahkan keputusan Munas NU yang berbunyi “penanganan sampah plastik harus memasukkan elemen budaya, sehingga terbangun cara pandang dan perilaku masyarakat terhadap pentingnya menghindarkan diri dari bahaya sampah plastik”.

“Bumi yang hijau, udara dan air bersih tentu menjadi cita-cita bersama. Karena itu, untuk mempercepat transisi ke dunia yang lebih bersih, kita perlu mengubah pola tata cara hidup kita menjadi perilaku yang ramah lingkungan. Lindungi Bumi dari kezaliman sampah kita”. Kata Fitri

BACA JUGA:  Resmi, ISIS Deklarasi Dirikan Provinsi di Afganistan

Selamat Hari Bumi, semoga dengan adanya peringatan tahunan ini banyak masyarakat yang sadar dan berbenah bahwa kita haruslah saling menjaga antar sesama baik manusia hewan, tumbuhan, dan alam.

“Jangan kita sebagai manusia egois, dan menginginkan semua yang ada di bumi ini”. Pungkasnya.


Sumber : harakatuna.com